Bimbingan Intens Mesin 2025: Perkuat Pemahaman Mahasiswa Baru Teknik Mesin UNUGIRI Bojonegoro

Bojonegoro, 10 September 2025 – Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro sukses menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Intens Mesin (BIM) sebagai upaya awal dalam membekali mahasiswa baru Program Studi Teknik Mesin. Acara yang digelar di Gedung Fakultas Sains dan Teknologi (FST) ini diikuti oleh 57 mahasiswa baru, yang disambut hangat oleh panitia dari Himpunan Mahasiswa Mesin.

Acara ini menjadi istimewa karena menghadirkan langsung Bapak Mohammat Anshori, S.T., M.T., yang tidak hanya berperan sebagai pemateri, tetapi juga selaku Ketua Program Studi Teknik Mesin UNUGIRI. Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan materi seputar dunia Teknik Mesin, arah pengembangan keilmuan, serta peran penting organisasi kemahasiswaan dalam menunjang proses belajar di perguruan tinggi.

Kegiatan Bimbingan Intens Mesin 2025 bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa baru mengenai seluk-beluk Program Studi Teknik Mesin — mulai dari kurikulum, laboratorium, kegiatan akademik, hingga pengenalan terhadap Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) sebagai organisasi resmi di lingkungan prodi.

Dalam penyampaiannya, Bapak Mohammat Anshori menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi akademik dan keaktifan berorganisasi. Ia juga mendorong mahasiswa baru untuk mulai menumbuhkan rasa memiliki terhadap jurusan dan aktif berkontribusi sejak awal masa studi.

“Menjadi mahasiswa Teknik Mesin berarti menjadi bagian dari proses rekayasa dan solusi. Tapi lebih dari itu, kalian juga perlu menjadi insan yang terlibat, aktif, dan bertumbuh melalui kegiatan organisasi,” tegas beliau dalam sesi materi.

Kegiatan ini dapat terlaksana berkat sinergi antara pengurus Himpunan Mahasiswa Mesin, dosen pembina, serta dukungan penuh dari Program Studi Teknik Mesin. Perencanaan kegiatan dilakukan jauh hari oleh panitia, termasuk penyusunan konsep, pemilihan materi, koordinasi teknis, dan manajemen peserta.

Antusiasme peserta sangat terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan menyampaikan ketertarikan mereka terhadap kegiatan kemahasiswaan. Tak hanya itu, BIM juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara mahasiswa baru dengan pengurus HMM dan dosen pembina.

Acara ditutup dengan sesi refleksi, dokumentasi, dan pemaparan program kerja HMM ke depan. Mahasiswa baru diharapkan mampu membawa semangat yang positif dan proaktif dalam menghadapi dunia perkuliahan serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan di lingkungan prodi.

Dengan suksesnya penyelenggaraan Bimbingan Intens Mesin 2025, HMM UNUGIRI Bojonegoro berharap mahasiswa baru dapat melangkah dengan bekal yang cukup, baik secara akademik maupun sosial, menuju perjalanan mereka sebagai calon insinyur yang unggul dan berdaya saing.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *